Rabu, 27 November 2013

Frustasi adalahsuatu keadaan dimana kita merasa sulit karena apa yang kita inginkan atau impikan tidak sesuai dengan harapan. Frustasi tidak hanya menyerang mereka yang telah berumur saja, namun remaja bahkan balita pun bisa mengalami kondisi ini. 

Memang sangat tidak menyenangkan sehingga tidak jarang orang yang frustasi bisa nekat bunuh diri. Ada pula yang karena frustasi bisa gila, buka baju dan jalan-jalan di tempat umum, kehilangan semangat hidup.

Saat mengalami frustasi kita harus lebih bijak mengelolanya agar tidak menjadi bencana berkelanjutan. Boleh saja sich frustasi atau bersedih hati, tapi lakukan hal itu dalam batas yang sewajarnya saja.Jangan sampai kesedihan dan frustasi membuat kita loyo dan lemah.

Percayalah kegagalan tak selamanya harus membuat diri menjadi frustasi karena dibalik kesulitan selalu ada kemudahan. Banyak loh yang sukses setelah mengalami beberapa kegagalan. Andai saja Thomas Alva Edison menyerah sebelum melakukan kesperimen yang ke -2000 kalinya, hingga akhirnya menemukan bolam lampu pijar yang sanggup menerangi dunia. Alhamdulillah, sekarang sudah terang benderang.


Bukankah Allah Swt telah berfirman : " Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan " ( Alam Nashrah : 5 - 6 ).


Jika kegagalan tak selamanya harus membuat kita frustasi, kesuksesan juga tidak boleh membuat kita lupa diri. Kesuksesan tidak lain hanyalah ujian seperti halnya kegagalan.


" Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : " Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (Al Ankabut : 2 )

Obat Anti Stress Paling Manjur

Obat yang layak dicoba adalah memperbanyak dzikir kepada Allah Swt. Dengan banyak berdzikir, hati akan menjadi lebih tenang dan pikiran pun menjadi jernih.
Dzikir yang Syari lho, yang sesuai dengan tuntunan Rosulullah saw.

" (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. " (Ar-Rad : 28)

 





0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!